RSS Feed
Artikel Terbaru
Komentar Terbaru

English

 

Visitor

Customer Service

Song of Birds

Tantangan Pemilu Berintegritas

image


Judul : Deepening Democracy : A Strategy for Improving the Integrity of Elections                    Worldwide

Penulis : Kofi A.Annan (ed.)

Penerbit : Kofi Annan Foundation

Tahun Terbit : 2012

Tebal Buku : 74 halaman

 

     Buku Deepening Democracy (DD) ditulis berdasarkan pengalaman Kofi Annan ketika menangani konflik di beberapa negara yang gagal dalam pelaksanaan Pemilu. Kegagalan Pemilu tersebut berdampak terjadinya konflik horisontal yang berkepanjangan seperti di Nigeria,Kenya dan Ghana. Buku DD ini terdiri dari lima Bab,yakni : Bab I mengupas tentang Mengapa Pemilu Berintegritas Penting ?, Bab II Tantangan Utama Pemilu Berintegritas, Bab III Aksi Nasional untuk Pemilu Berintegritas, Bab IV Aksi Internasional untuk Pemilu Berintegritas dan Bab V Rekomendasi. Penulis buku DD memaparkan upaya-upaya yang dilakukan baik dalam skala Nasional maupun Internasional untuk mewujudkan Pemilu yang berintegritas.          Argumen yang diajukan oleh penulis dalam buku ini ialah Pemilu yang berintegritas menjadi pra syarat bagi pemerintahan yang memiliki legitimasi dan berotoritas, karena dipilih oleh rakyat secara langsung. Dengan adanya pemerintahan yang terlegitimasi, maka akan memunculkan respek dan kepercayaan Negara-Negara lain. Dengan adanya respek dan kepercayaan Negara-Negara lain, maka berimplikasi pada daya tarik investor untuk mengembangkan bisnis di dalam negeri, hal ini akan menstimuli roda perekonomian Nasional. Oleh karena itu penulis mendefinisikan Pemilu berintegritas, sebagai berikut :

“We define an election with integrity as any election that is based on the democratic principle……..and is professional, impartial and transparent in its preparation and administration throughout the electoral cycle”

     Memperhatikan definisi tersebut di atas, penulis ingin menekankan bahwa Pemilu berintegritas berdasarkan prinsip-prinsip demokrasi dan standar Internasional (HAM) tentang kebebasan dan kesetaraan. Yang mewujud dengan adanya penyelenggara yang profesional, tidak memihak (independen), transparan dalam administrasi dan persiapan tahapan Pemilu. Dengan adanya penyelenggara Pemilu yang berkualitas idealnya proses demokratisasi akan mewujud dengan baik. Oleh karena itu penulis buku ini memaparkan adanya lima tantangan utama dalam mewujudkan Pemilu yang berintegritas, sebagai berikut :

     Pertama, perlunya penegakkan hukum yang mengatur hak asasi pemilih. Dalam konteks Pemilu setiap individu memiliki hak untuk memilih dan dipilih, dimana hak individu tersebut dijamin berdasarkan Deklarasi Universal tentang Hak Asasi Manusia dan Perjanjian Internasional tentang Hak Sipil dan Politik. Dengan adanya ketegasan dan niatan yang baik dari aparat Negara untuk menegakkan hukum, maka proses demokrasi akan diberi arena untuk berkembang secara efektif.

     Ke dua, perlunya penyelenggara Pemilu yang profesional,kompeten,independen dan transapran. Penyelenggara yang tidak profesional, independen dan transparan menyebabkan peserta Pemilu tidak percaya terhadap hasil Pemilu. Hal ini akan memicu tindakan anarkhi, dimana elit yang merasa dicurangi oleh penyelenggara bisa memobilisasi massa untuk menganulir hasil Pemilu dan melakukan tindakan anarkhi.

     Ke tiga, mewujudkan sistem multi partai dan pembagian kekuasaan yang menjunjung demokrasi. Ada kecenderungan dalam Pemilu elit memobilisasi kelompok etnis tertentu untuk mengeliminasi kelompok lain, sehingga masyarakat terbelah. Selain itu kelompok etnis yang kalah atau minoritas tidak terakomodasi kepentingan politiknya. Sebaliknya terjadi hegemomi kelompok mayoritas terhadap minoritas. Berdasarkan realita lapangan tersebut,maka diperlukan sistem multi partai dan pembagian kekuasaan yang saling menghormati, dimana kelompok minoritas perlu diberi hak yang sama secara politik. Dalam sistem multi partai diatur pencegahan terjadinya kekuasaan yang absolut, dimana pemenang Pemilu dibatasi kekuasaannya. Dengan kata lain perlunya menghindari winner take all, dimana pemenang Pemilu tidak berarti sewenang-wenang memperlakukan terhadap mereka yang kalah.

    Ke empat, menghilangkan hambatan hukum,administrasi,politik,ekonomi dan sosial-kesetaraan pemilih. Sesuai dengan semangat dan jiwa demokrasi, yang mengutamakan kebebasan individu dan kesetaraan untuk memilih dan dipilih, maka regulasi yang mengatur Pemilu hendaknya berpihak pada semangat tersebut. Artinya hak-hak individu untuk memilih pemimpin dan mencalonkan diri haruslah diberi kemudahan, agar partisipasi masyarakat sebanyak mungkin terakomodasi. Pemilu bukan milik elit atau pemerintah, namun Pemilu adalah pesta demokrasi dari rakyat,oleh rakyat dan untuk rakyat.

     Ke lima, mengendalikan keuangan parpol. Maraknya money politics dalam setiap Pemilu berimplikasi pada kualitas hasil Pemilu yang kurang baik. Tindakan elit melakukan money politics niscaya mengkhianati nilai-nilai demokrasi yang mengutamakan kejujuran. Oleh karena itu diperlukan upaya menekan maraknya money politics melalui regulasi, dimana dana kampanye partai dibiayai oleh Negara dan dilaporkan secara transparan dengan melalui audit keuangan yang kredibel dan transparan.

     Membaca buku DD ini serasa kita dibawa ke beberapa Negara dengan segala keunikannya dalam menerapkan demokrasi. Buku ini sangat bagus untuk para penyelenggara Pemilu, pegiat demokrasi dan peneliti untuk studi banding. Memang buku ini sangat sederhana, sehingga data-data tentang Negara-negara yang bereksperimen demokrasi kurang lengkap dipaparkan. Mungkin penerbitan buku ini dimaksudkan sebagai laporan awal (nukilan), bukan ditulis untuk keperluan studi ilmiah. Namun hendaknya hal ini menstimuli kita untuk memperdalam konseptualisasi demokrasi dengan membandingkan karya Dahl,Lipjhart,Diamond,Linz,Lipset,Sartori dan Held yang menjadi pakar demokrasi modern (Guno Tri Tjahjoko)

Thu, 23 Apr 2015 @15:32


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Kode Rahasia
Masukkan hasil penjumlahan dari 7+0+3

Copyright © 2017 Dooweek 083867404015 · All Rights Reserved