RSS Feed
Artikel Terbaru
Komentar Terbaru

English

 

Visitor

Customer Service

Song of Birds

Kepemimpinan ala Hamburger

Enam Elemen High Performance Leadership
(Bagian Kedua)


  Pada tanggal 28 Mei 2012 saya bertemu kakak saya dalam suatu acara di Sragen. Dia mengeluh, karena anaknya yang kecil yang diharapkan lulus Sarjana ternyata memilih berhenti kuliah. "Kiki berhenti kuliah di semester 3 dan memilih bekerja di McD, padahal dia cerdas dan nilai raportnya bagus sejak dari SD.Saya bingung, mengapa dia memilih bekerja di McD daripada kuliah ?Dimana daya tariknya McD, sehingga anak saya kok tertarik untuk bekerja disana ?" Saya hanya terdiam tidak bisa banyak berkomentar,Saya mencoba mencari tahu mengapa McD menjadi daya tarik bagi Kiki ?


Apa rahasia daya tarik McD bagi para karyawan ? Mengapa sang pemilik gagal mengembangkan bisnis restoran McD ? Mengapa Kiki tertarik bekerja di McD dan rela berhenti kuliah ?


    Pada tahun 1930 ada dua bersaudara bernama Dick dan Maurice yang baru tamat SMA pindah dari New Hampshire ke California. Dick dan Maurice mencoba mencari peruntungan bekerja dalam dunia film di Hollywood. Tampaknya keberuntungan di dalam dunia film bukan berpihak mereka. Lalu mereka mencoba merintis kelompok teater di Glendale, sebuah kota kecil kira-kira berjarak sepuluh mil di sebelah Timur Hollywood. Usaha di bidang teater juga tidak menghasilkan dan mereka gulung tikar.
Dick dan Maurice terus berupaya mencari peluang untuk tetap hidup di Glendale. Pada tahun 1937 Dick dan Maurice memperhatikan kesukaan masyarakat di Glendale dan sekitarnya yang keranjingan makan di dalam mobil. Mereka mulai membuka restoran drive-in di Pasadena. Merebaknya restoran drive-in muncul pada tahun tiga puluhan dan usaha Dick dan Maurice booming. Mereka sukses memulai usahanya dan kemudian memindahkan restorannya ke San Bernardino tahun 1941,sebuah kota kecil, dimana banyak pekerja bermukim. Mereka mulai mengembangkan bisnisnya dengan menu hot dog, kentang goreng dan minuman shake, sandwich sapi dan babi panggang, hamburger dll. Bisnis Dick dan Maurice pada tahun empat puluhan mendatangkan penjualan $ 200.000. Pada tahun pertama Dick dan Maurice berbagi keuntungan $50.000 setiap tahun.


    Pada tahun 1948 Dick dan Maurice mempertajam bisnisnya dengan perampingan. Mereka menghapus pelayanan drive-in dan mulai melayani pelanggan yang datang ke restorannya.Mereka mulai mengurangi menu dan hanya berfokus untuk menjual hamburger saja. Mereka mulai menghilangkan peralatan piring, sendok, garpu,pisau dan gelas yang terbuat dari kaca dan logam. Mereka mulai mengganti tempat makanan dengan plastik dan kertas yang sekali pakai lalu dibuang. Dapur mereka kelihatan bersih dan setiap karyawan di target menyajikan makanan tidak lebih dari 30 detik atau kurang. Pendapatan Dick dan Maurice pada tahun 1950 mencapai $350.000. Restoran mereka mulai terkenal di Amerika dengan nama McDonald's Hamburger. Namun Mc D hanya berkembang di Pasadena dan sekitarnya.


   Bagaimana McD sampai anda kenal dan memengaruhi si Kiki ? Mc D tidak berkembang ditangan pemiliknya, namun McD berkembang berkat seorang yang bernama Ray Kroc yang memiliki jiwa pemimpin. Kroc pada mulanya hanya pemasok bagi McD, khususnya dia menjual mesin pembuat milk shake. Kroc melihat dengan visi yang besar bahwa McD dapat dikembangkan di seluruh dunia. Kroc membeli waralaba McD dan membuka restoran pada tahun 1955. Kroc mulai membentuk tim kerja, menata organisasi, pemasaran dan mendirikan McDonald's Corporation.
Kroc bekerja keras untuk mengembangkan waralaba McD yang dibelinya. Jatuh bangun dalam bisnis dia alami. Dia rela tidak mengambil gajinya selama 8 tahun. Untuk melanjutkan operasional bisnis Kroc meminjam uang dari Bank dalam rangka menggaji karyawannya.Jaminan pinjaman Bank adalah polis asuransinya. Pada tahun 1961 Kroc membeli hak eksklusif McD sebesar $2,7 juta. Sejak ditangan Kroc yang bervisi besar disertai kerja keras dan ulet anda kenal McD sampai hari ini. Apa yang anda pelajari dari kasus Kroc dalam pengembangan McD ?


4.Leader sebagai People Developer


    Dalam dunia bisnis seorang pemimpin yang bervisi dan mampu mengembangkan anggota tim dia yang akan berkembang pesat. Kroc memiliki visi McD mendunia, lalu dia membentuk tim kerja untuk mencapai mimpinya tsb. Dia rela tidak digaji selama 8 tahun dan berfokus kepada pengembangan karyawan. Dia rela menjaminkan polis asuransi sebagai pinjaman ke Bank dalam rangka menggaji karyawannya.
Kepemimpinan Kroc yang berfokus pada pengembangan karyawan berdampak para karyawannya loyal dan ikut memiliki McD. Mereka bangga bekerja dengan Kroc dalam McD. Hal ini berbeda dengan sikap kepemimpinan Dick dan Maurice yang hanya berorientasi mencari untung dan tidak memberdayakan karyawan.
Leadership is about creating a legacy, satu hal yang akan mampu mendorong organisasi ke tingkat kesuksesan yang lebih tinggi meskipun sang leader telah pergi. Kroc telah menanamkan warisan yang berharga bagi karyawannya, yakni: ‘hidupnya'. Kroc bekerja total untuk mengembangkan McD, dampaknya para karyawan pun juga bekerja total untuknya.

5. Leader sebagai Motivation Stimulator


    Bisnis McD tidak berkembang kesuluruh dunia di tangan penemunya, tetapi McD berkembang pesat ke seluruh dunia setelah dibeli oleh Kroc. Hal ini membenarkan argumen saya bahwa bisnis akan berkembang pesat ditangan seorang yang memiliki jiwa pemimpin.Kroc memiliki visi restoran McD tersebar diseluruh dunia. Kroc menetapkan visi masa depan McD, mengatur strategi dan memotivasi karyawan dengan kerja keras. Kroc berfokus pada pengembangan karyawan. Bagi Kroc setiap karyawan yang bekerja di McD adalah ‘aset'yang harus dirawat dan dijaganya. Para karyawan adalah kunci sukses McD, tanpa mereka Kroc menyadari McD tidak akan berhasil mewujudkan visinya.

6. Menginspirasi dengan contoh nyata


    Yang membuat McD berhasil mencapai visinya mewujud,karena sang pemimpin (Kroc) rela berkorban, kerja keras dan menghormati setiap karyawan. Kroc telah berhasil memberikan inspirasi kerja konkret yang memotivasi seluruh karyawan untuk bekerja keras mengikuti sang pemimpin. Mereka bekerja bukan hanya mencari uang, tetapi mereka bangga bekerja dengan brand McD. Membangun brand bangga bekerja di McD hanya bisa mewujud dengan Kroc memulai kerja keras tanpa putus asa dan berkorban untuk pengembangan karyawan
    Dengan memperhatikan cerita singkat tentang Kroc dan McD, saya bisa menjawab pertanyaan kakak saya mengapa Kiki berhenti kuliah dan lebih senang bekerja di McD. Dalam benak Kiki bekerja direstoran McD adalah kebanggaan.Artinya bagi Kiki pekerjaan sebagai pelayan di restoran McD adalah ‘bergengsi'. Kuliah tidak memberi kepastian kerja yang jelas, sebaliknya dengan bekerja di McD sudah jelas setiap bulan dapat gaji yang lumayan. Bagaimana dengan anda ? Apakah anda memiliki visi besar, suka berkorban,kerja keras, tidak mengenal putus asa, dan menghormati orang lain ? Silahkan beri komentar di bawah ini....!

salam sukses,

kaki Merapi, 7 Juni 2012

Guno Tri Tjahjoko

 

 

 

Thu, 7 Jun 2012 @12:36


4 Komentar
image

Mon, 11 Jun 2012 @08:31

masfer

nice info

image

Tue, 12 Jun 2012 @09:27

Guno Tri Tjahjoko

Terimakasih untuk komentarnya, semoga bermanfaat artikel ini bagi anda

image

Tue, 12 Jun 2012 @09:32

Edhi Setiawan

Semoga kebanggaan Kiki thd McD way's tidak berhenti saat Kiki menjadi part of the team, tapi menginspirasi Kiki untuk memperkenalkan waralaba miliknya sendiri. Itulah saatnya Krock yg visioner mencetak Kiki yg visioner pula. Someday there will be Kiki's way yg menginspirasi banyak orang.

image

Tue, 12 Jun 2012 @09:34

Guno Tri Tjahjoko

Terimakasih untuk komentarnya, semoga artikel ini memberi inspirasi


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Kode Rahasia
Masukkan hasil penjumlahan dari 0+0+0

Copyright © 2017 Dooweek 083867404015 · All Rights Reserved